Sebelum membahas topik kali ini, saya ingin menjelaskan terlebih dahulu apa itu algae. Algae adalah sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ dengan perbedaan fungsi yang nyata. Alga bahkan dapat dianggap tidak memiliki "organ" seperti yang dimiliki tumbuhan (akarbatangdaun, dan sebagainya). Karena itu, alga pernah digolongkan pula sebagai tumbuhan bertalus. (Wikipedia)

    Bagi saya sendiri jika mengambil dari sudut pandang umum dan pengalaman pribadi dan biasanya menjadi sudut pandang umum di dunia aquascape aquarium, algae adalah lumut yang tumbuh pada tanaman, substrate, hardscape, peralatan, atau kaca aquarium yang sifatnya 'mengganggu' pandangan (beberapa bahkan mengganggu pertumbuhan tanaman dan kesehatan penghuni aquarium lainnya) dan tumbuh secara tidak diinginkan.

    Berikut saya telah merangkumkan beberapa algae yang biasa ditemukan dalam aquascape aquarium saya:

1. Silk Algae


    Banyak yang sering salah kaprah menyama ratakan algae ini dengan hair algae. Silk algae tidak muncul dalam sistem air yang tercemar, tetapi malahan muncul di dalam keadaan yang kaya nutrisi, Co2, dan cahaya.



    Pertumbuhan algae ini sangat cepat dan memanjang dengan saling mengaitkan helainya satu sama lain. Beberapa algae eater yang saya masukkan ke dalam aquascape aquarium terlihat tidak menyentuh algae ini. Untungnya algae ini sangat mudah kita cabut menggunakan tangan :)






    Kemungkinan penyebab Silk algae ini adalah (menurut pengalaman saya):
1. Arus yang tidak terdistribusi dengan baik dan merata ke seluruh aquascape aquarium,
2. Malas mengganti air aquarium,
3. Filter yang kotor atau media filter yang sudah jenuh. Saya biasa mengganti media filter saya tiap setengah tahun sekali (untuk media filter biologi)





2. Claodophora algae



    Satu lagi jenis algae yang sering disangka hair algae. perbedaan claodophora algae dengan hair algae adalah teksturnya yang kasar. Jika teman-teman pegang, tekstur algae ini sangat mirip dengan moss (namun tidak seingah moss)
    
    Algae ini akan tumbuh di bebatuan dan kayu di dalam aquascape aquarium teman-teman jika terpapar cahaya lampu terlalu kuat atau secara langsung. Jika sudah parah, algae ini bisa merambat sampai tanaman aquascape aquarium teman-teman.
    Cara memberantas algae ini cukup mudah, karena ia akan tumbuh tidak menyebar (hanya di satu spot saja) teman-teman bisa langsung mencabutnya dengan tangan. Penanggulangan sistem aquascape aquarium teman-teman adalah memastikan arus pada aquascape aquarium teman-teman menyebar merata dengan persebaran Co2 yang optimal.

3. Black Beard Algae

    Salah satu musuh terbesar para pemain aquascape. Biasanya tumbuh pada kayu aquascape aquarium yang sudah lama atau daun tanaman tua. Tetapi jika terjadi ketidak seimbangan sistem, algae ini akan tumbuh dengan membabi buta.
    Faktor utama penyebab algae ini adalah kelebihan phospate pada aquascape aquarium teman-teman. Faktor lain yang bisa memengaruhi adalah jenuhnya media filter biologis, juga ketidak stabilan Co2.

    Cara menanggulangi algae ini tidak mudah. Teman-teman harus memaintain sistem Co2 pada kondisi yang stabil. Dalam kondisi darurat jika teman-teman ingin dengan cepat memberantas algae, gunakan Carbon Plus dengan injeksi langsung pada tanaman atau hardscape yang terkena algae ini. Langkah lain yang bisa ditempuh adalah mengeluarkan tanaman/hardscape teman-teman dari aquascape aquarium dan merendamnya dalam larutan pemutih yang dicampur air dengan perbandingan 1:10.

4. Green Dust Algae


    Green dust algae sebenarnya adalah jenis spora dan banyak ditemui di kaca aquarium. Mereka akan terlihat berdebu dan sangat sulit dihapuskan dari kaca tersebut. Entah mengapa, jenis algae ini tidak menempel pada tanaman maupun hardscape aquascape aquarium. Mereka hanya mau menempel pada kaca (algae ini mungkin sedikit narsis :D )

    Kemungkinan dari penyebab algae ini adalah terpaparnya langsung aquarium oleh cahaya matahari. Hal ini juga bisa terjadi karena terpapar oleh cahaya lampu yang terlalu lama (24 jam nonstop tanpa mematikan lampu).

    Mengurangi jumlah pupuk yang masuk ke dalam aquarium tidak akan mengurangi algae ini, begitu juga jika menggosoknya, algae ini akan kembali menempel dengan sendirinya. Tom Barr mengklaim algae ini akan 
hilang bersama dengan berlalunya waktu (10-20 hari). Menurut pengalaman saya, mengganti air rutin 50% setiap hari membantu mempercepat hilangnya algae ini.

5. Green Water

    Green water itu sendiri terdiri dari protista euglonoid bersel tunggal yang mengapung bebas di dalam air tersebut. Protista tersebut memiliki klorofil jenis a dan b dan juga memiliki kandungan kartenoids yang membuat penampilan mereka berwarna hijau. Algae berjenis ini diketahui merupakan jenis makhluk hidup terbanyak di dunia. Keberadaan mereka pun sangat penting bagi seluruh biota kehidupan, namun tentunya kita tidak menginginkan makhluk tersebut berada di aquascape aquarium kita.

    Green water biasanya terjadi pada saat awal setup. Air yang digunakan untuk Aquascape aquarium tersebut banyak mengandung micro organisme yang memicu kehidupan protista tersebut. Hal lain yang menyebabkannya bisa juga dari ketidak seimbangan nutrisi di dalam air. Kemungkinan terakhir sepanjang pengamatan saya adalah terpaparnya air langsung oleh cahaya matahari atau overloadnya cahaya lampu pada air.
Kondisi green water di alam liar

    Cara menyembuhkan green water adalah dengan melakukan Black Out. Yaitu meminimalisir masuknya cahaya ke dalam Aquascape aquarium teman-teman selama 5 hari berturut-turut.

    Cara lain adalah menggunakan filter diatom. Namun harga filter tersebut tidaklah murah. maka saya tidak merekomendasikan cara ini. Harga filter ini sendiri berkisar antara USD 130-150. (Konversikan sendiri ke nilai Rupiah ya :) ) Atau bisa menggunakan filter yang ada cahaya UV nya meski proses nya tidak akan secepat menggunakan filter diatom.

Daphnia

    Cara paling praktis dan murah adalah dengan memasukkan Daphnia ke dalam breeder net. Daphnia tersebut diyakini memakan protista penyebab green water di dalam air teman-teman.
Sumber:


0 komentar:

Post a Comment