Berdasarkan artikel yang sudah saya buat sebelumnya di sini, saya sekarang akan menjelaskan betapa pentingnya mengatur temperatur temperatur/suhu air pada aquascape aquarium teman-teman. sebenarnya artikel ini tidak hanya dikhususkan untuk penggemar aquascape saja, namun juga dapat dimanfaatkan bagi teman-teman penghobi ikan dan teman-teman yang ingin meningkatkan kualitas kehidupan aquariumnya ke level yang lebih tinggi.

Ada apa dengan temperatur? Apa hubungannya dengan ikan dan tanaman aquascape? Mereka saling mencintai. Jadi mereka terlibat dalam cinta segitiga? Tanya sama yang punya aquarium. Hahaha.
Hubungan antara suhu air, ikan, tanaman aquarium (kali ini serius bro) bisa di lihat dari pemaparan berikut:
1.       Semakin tinggi suhu air semakin mengurangi tingkat kemampuan air untuk mengikat gas. Hal ini bisa dihubungkan dengan kebutuhan tanaman dengan Co2. Semakin tinggi suhu air semakin sedikit co2 yang bisa diikat oleh air.
2.       Metabolisme tanaman yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya suhu air. Pada tingkat tertentu, kebutuhan co2 tanaman tidak bisa terpenuhi dengan asupan gas yang terikat pada air, sehingga menimbulkan stress pada tanaman. Suhu air paling maksimal yang saya baca pada berbagai sumber dan pengalaman sendiri adalah 300 C pada tanaman aquascape,
3.       Daya tahan ikan meningkat seiring dengan meningkatnya suhu. Tentu saja pada suhu tertentu dan tergantung jenis ikannya.
4.       Algae lebih baik beradaptasi pada suhu yang tinggi.
Kesimpulan “Ikan lebih baik di suhu tinggi, tanaman lebih baik di suhu rendah” ini tidak selalu benar, namun bisa menggambarkan secara macro kebutuhan ikan dan tanaman secara garis besar. Jadi suhu berapa yang baik untuk aquarium? Tergantung tema apa yang teman-teman ingin ambil. Berikut adalah advice dari saya:
1.       Aquascape aquarium dengan ikan kecil      : 230 - 250 C
2.       Aquarium ikan cichlid                                 : 260 - 300 C
3.       Aquarium arowana – discus                        : 280 - 300 C
4.       Aquascape aquarium dengan discus            : 280 C
5.       Aquacape murni                                         : 180 - 220 C

Bagaimana cara mengatur suhu di dalam aquarium kalau begitu? Teman-teman bisa menggunakan beberapa cara di bawah ini. Cara ini tentu tidak pakem benar, teman-teman bisa mengkombinasikan sesuai dengan kebutuhan dan keadaan teman-teman semua.
1.       Menurunkan suhu dengan Chiller

Chiller Aquarium (Sumber)

Dengan menggunakan chiller, teman-teman bisa menurunkan suhu di dalam aquarium dengan cukup drastis. Chiller bekerja seperti AC yang disemprotkan ke sekitar pipa yang akan dilewati air aquarium sehingga air yang lewat tersebut turun suhunya.
Kelebihan menggunakan chiller adalah penguapan air tidak terjadi sehingga teman-teman tidak perlu terlalu sering menambahkan air ke dalam aquarium. Kelebihan lainnya adalah suhu yang bisa diturunkan cukup signifikan, mencapai 5-60 C (tergantung kondisi dan kualitas chiller yang digunakan.
Kelemahan dari penggunaan chiller ini adalah harganya yang cukup mahal dan cukup memakan tempat. Saya menyarankan penggunaan chiller pada daerah yang panas seperti Jakarta dan Surabaya dan aquarium besar.

2.       Menurunkan suhu dengan Kipas

Kipas aquascape (Sumber)
Penggunaan kipas pada aquarium akan menurunkan suhu sebesar 2-30 C (tergantung suhu di sekitar aquarium juga).
Kelebihan dari penggunaan metode ini adalah aplikasi kipas pada aquarium murah dan sangat bisa DIY (Do it Yourself) bagi teman-teman yang kreatif dalam membuat perkakas.

3.      Menurunkan suhu Es batu

es dalam botol (Sumber)

Penggunaan es batu ini juga saya nilai cukup efektif dalam menurunkan suhu. Teman-teman cukup memasukkan air ke dalam botol plastik aqua dan membekukannya. Setelah beku, teman-teman bisa memasukkannya ke dalam aquarium.
Setelah es di dalam botol tersebut mencair, teman-teman bisa mengganti botol tersebut dengan botol lain yang teman-teman sudah cadangkan sehingga suhu di aquarium stabil dingin.
Kekurangan dari metode ini adalah repotnya mengganti botol dan membutuhkan space lebih di dalam freezer kulkas teman-teman (bisa dimarahin nyokap atau istri :D )

4.       Menurunkan suhu dengan DIY Chiller

DIY Chiller dengan Peltier (Sumber)

DIY Chiller (Sumber)

Teman-teman bisa membuat chiller sendiri dengan menggunakan bekas kompresor kulkas, dispenser, dan peltier untuk penurun suhu pada perangkat elektronik. Untuk cara-caranya akan dibahas pada artikel lainnya.

5.       Menaikkan suhu dengan heater

Heater (Sumber)

Cara yang paling simpel untuk menaikkan suhu aquarium adalah dengan menggunakan heater. Teman-teman cukup menaruh heater tersebut ke dalam aquarium dan menyalakannya.
Kekurangan dari heater ini adalah penggunaannya yang menggunakan lahan cukup luas di dalam aquarium. Dan lagi, heater ini memakan daya yang cukup besar. Saya sarankan untuk membeli heater berkualitas demi mengejar keawetan barang tersebut. Hater murahan sangat mudah untuk rusak.



4 komentar: